Postingan

[CERPEN] Sekali Lagi (Dimuat di Koran Medan Pos, Minggu 8 Oktober 2017)

Gambar
Koran Medan Pos Versi Digital                                                    Aku tidak membenci luka yang kau beri. Hanya saja aku belum bisa memaafkannya. Namun sejujurnya, namamu masih terpatri di dalam hati.             Katamu kau ingin tetap tinggal? Lalu mengapa saat itu kau tanam luka di hatiku? Sekali lagi ku tegaskan, luka itu bukan masalah bagiku. Sebab aku adalah gadis yang kuat. Seiring berjalannya waktu aku yakin luka itu akan sembuh. Namun sungguh aku tak mengerti akan sikapmu. Kau pergi meninggalkan luka lalu kembali dengan membawa lagi cinta. Kau fikir hatiku apa?             “Waktu itu kita masih SMA, D...

[PUISI] Dimuat di Koran Analisa Rabu, 16 Agustus 2017

SUATU MASA Feby Farayola Rindu bukan melulu perihal jarak atau sesuatu yang hilang dan tak terjangkau oleh genggaman namun, barangkali rindu adalah tentang suatu masa yang tak akan terulang ketika ragaku berupa seorang gadis kecil berkepang dua yang selalu hujan dengan cintamu, bu sebab ketika waktu semakin menua detik-detik bersama semakin alpa                                     JELANG HARI KEMERDEKAAN Feby Farayola Kelak darah yang tumpah dari para insan yang terjajah akan mengalir ke suatu masa ketika semua serempak mengucap; Merdeka! panji merah putih kan berkibar di tiang tertinggi meluruhkan duka ibu pertiwi                         ...

[CERPEN] "Merah Putih di Atas Api" Dimuat di Koran Waspada Minggu, 13 Agustus 2017

Gambar
Koran Waspada Edisi Minggu 13 Agustus 2017 Versi Digital Merah Putih di Atas Api Cerpen : Feby Farayola                             Dulu merah putih diperlakukan dengan keji. Selang pasca pertumpahan darah yang terjadi merah putih dipuji-piji. Kini, merah putih berada di atas api. Bagaimana nasib merah putihku nanti?             “Tak usah kau fikirkan huru-hara yang terjadi belakangan di negeri ini. Yang penting kau belajar sungguh-sungguh supaya menjadi orang yang sukses di kemudian hari.” Lelaki berkulit sawo matang itu menepuk-nepuk bahuku sambil tertawa.             Hujan menjebakku di sebuah warung kopi yang sedang tutup. Bersama Togar, si lelaki berkulit sawo matang tadi, dan beberapa teman sekolahku, kami menunggu hujan p...

[CERPEN ANAK] "Selamat Ulang Tahun Larasati" Dimuat di Koran Analisa Pada Minggu, 23 Juli 2017

Gambar
Koran Analisa Edisi Minggu, 23 Juli 2017 Versi Digital Selamat Ulang Tahun Larasati Oleh : Feby Farayola                         Beberapa hari lagi Laras akan berulang tahun. Berulang kali ia mengingatkan ibu, bapak, dan kak Feby agar tidak melupakan hari tersebut. Laras tidak menginginkan perayaan yang mewah. Ia hanya ingin di hari ulang tahunnya nanti ada kue ulang tahun dengan hiasan tokoh Anna dan Elsa dalam film kartun berjudul frozen.             “Kamu tenang saja. Nanti kuenya ibu pesan,” ucap ibu.             “Yang benar bu?” tanya Laras antusias.             “Iya, benar,” jawab ibu.             “Wah! Asyik! Terima kasih ibu,” u...